Selasa, 29 Januari 2013

Contoh Kajian Teori dan Metodologi Penelitian "Karya Ilmiah"




BAB II
KAJIAN TEORI
A.   Pengertian Pertemanan dan Prestasi
Menurut Rubin (2004:236-256) persahabatan adalah multidimensi dalam sifat dan melayani manusia dalam berbagai cara ( seperti kesenangan , harapan, ketakutan, menyediakan afeksi, dukungan ,dan keamanan emosi ).
Definisi lain mengenai persahabatan dikemukakan oleh Argyle dan Henderson dalam Kartono ( 1996 : 56 ) menurut mereka persahabatan meliputi orang-orang yang saling menyukai , menyenangi kehadiran satu sama lain, memiliki kesamaan minat dan kegiatan saling membantu dan memahami, saling mempercayai , menimbulkan rasa nyaman dan saling menyediakan dukungan emosional.

Menurut Sardiman A.M (2001:46) “Prestasi adalah kemampuan nyata yang merupakan hasil interaksi antara berbagai faktor yang mempengaruhi baik dari dalam maupun dari luar individu dalam belajar”. Sedangkan pengertian prestasi menurut A. Tabrani (1991:22) “Prestasi adalah kemampuan nyata (actual ability) yang dicapai individu dari satu kegiatan atau usaha”.
Menurut Kamus Umum Bahasa Indonesia (1996:186) “Prestasi adalah hasil yang telah dicapai (dilakukan, dikerjakan dan sebagainya)”. Sedangkan menurut W.S Winkel (1996:165) “Prestasi adalah bukti usaha yang telah dicapai.

B. Teori dan Fungsi Pertemanan
1.      Teori Pertemanan
Teori pertemanan menurut Hartup dalam Hertherington dan parke (1999:64) adalah saling timbal balik dan komitmen antara orang-orang yang memiliki kedudukan yang kurang lebih setara. Berk (2000:54) menyatakan persahabatan sebagai hunungan timbal   balik yang meliputi pertemanan. Argyle dan Henderson dalam Kartono (1996:54) menurut mereka persahabatan meliputi orang-orang yang saling menyukai , menyayangi kehadirannya satu sama lain, memiliki kesamaan, saling membantu ,saling memahami dan saling percaya, serta menimbulkan rasa nyaman dan saling menyediakan dukungan emosional. Menurut Rubin (2004:326-356) persahabatan

      Santrock (1998) menyebutkan enam fungsi penting persahabatan, yaitu:
1.      Sebagai kawan (companionship)
2.      Sebagai pendorong (stimulation)
3.      Sebagai dukungan fisik (physical support)
4.      Sebagai dukungan ego (ego support)
5.      Sebagai perbandingan sosial (social comparison)
6.      Sebagai memberi keakraban dan perhatian (intimacy/affection)
C.
- saling membantu dalam kesusahan dalam pelajaran maupun umum
- dapat memacu keinginan persaingan prestasi secara sehat.


BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
A.   Tempat dan Waktu Penelitian
1.      Tempat penelitian
Setting penelitian di masyarakat
2.      Waktu penelitian
NO
Kegiatan


Minggu




Minggu 1
Minggu II
Minggu III
Minggu IV
Bulan
1
Penentuan judul dan rumusan masalah





2
Pencarian referensi





3
Menyusun proposal





4
Melakukan penelitian








B.   Subjek Penelitian
Subjek penelitian ini adalah pelajar dikalangan masyarakat.

C.   Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah pengaruh pertemanan dalam prestasi belajar dikalangan pelajar

D.   Teknik Pengumpulan Data
Dari beberapa teknik pengumpulan data, kami menggunakan teknik wawancara.

E.    Teknik Analisis Data
Analisis data yang kami lakukan menggunakan deskripsi kualitatif.


BAB IV
PENUTUP
A. Kesimpulan
            Setelah kami melakukan wawancara dari beberapa narasumber yang berprofesi sebagai pelajar SD, SMP, dan SMA dibeberapa wilayah mengenai pengaruh pertemanan terhadap prestasi belajar dikalangan pelajar dapat menimbulkan pengaruh positif dan pengaruh negatif. Pengaruh positif dan pengaruh negatif dapat terjadi kapan dan dimana saja, tergantung diri sendiri yang dapat menyeleksi pengaruh positif dan pengaruh negatif.
B. Saran
Pertemanan adalah hubungan manusia yang bersifat timbal balik, saling membantu, saling menyayangi, saling mempercayai, dan saling melengkapi sehingga menimbulkan rasa nyaman. Pertemanan terjadi karena adanya sifat manusia yang tidak bisa hidup sendiri dan adanya toleransi antar sesama.
Pertemanan adalah sesuatu yang bernilai positif, tetapi ada juga pertemanan yang menyimpang dari yang seharusnya, sehingga menimbulkan nilai negatif. Maka dari itu penulis memberikan saran bahwa sebaiknya pertemanan dijadikan sebagai suatu hal yang positif, misalnya dengan adanya pertemanan bisa menjadikan orang yang satu dengan yang lain lebih mengenal sehingga akan terjadi kerja sama yang bernilai positif ( membahas materi pelajaran yang sulit dan mengerjakan tugas bersama ) dan bukan dijadikan sebagai suatu hal yang negatif, misalnya pertemanan menyebabkan orang yang satu dengan yang lain saling mengenal, tetapi pertemanan itu disalahgunakan menjadi perselisihan, tawuran, dan persaingan yang mengandung nilai negatif .


DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN
1.      Faktor pertemanan apa saja yang menyebabkan prestasi belajar dikalangan pelajar menurun?
2.      Apa saja faktor negatif dari pertemanan yang berdampak pada prestasi belajar dikalangan pelajar?
3.      Apakah masalah negatif pertemanan berdampak di lingkungan anda?
4.      Apa definisi pertemnan dan prestasi?
5.       Bagaimana kaitannya pertemanan dengan prestasi belajar dikalangan pelajar?


2 komentar: